DISTRO LINUX

Posted in Linux dengan kaitan (tags) on Februari 11, 2009 by zakieynah

1.Lycoris
Lycoris adalah distro linux yang telah membuat versi linux yang cantik dan menyerupai WinXP, dari segi warna,icon, maupun kemudahan-kemudahan yang ada. Dari tampilan-tampilan screenshot pada situsnya Anda dapat mengamati bahwa memang Lycoris merupakan distro Linux yang pintar mempercantik diri sehingga dengan menggunakan Lycoris Anda akan merasa bekerja dengan Windows XP. Bahkan OpenOffice yang dipaketkan dengan Lycoris memiliki icon-icon yang cantik dan khas Lycoris. Lycoris memiliki paket-paket yang berbeda, dan paket distro Linuxnya dinamakan Desktop /LX. Lycros memiliki fasiltias IRIS yaitu Internet Rapid Installer for Software untuk mengupdate Linux Anda dengan software-software baru. Hanya saja distro ini tidaklah gratis dan Anda perlu membayar dengan sejumlah “dollar US”.

2.Xandros
Xandros memiliki integrasi lebih baik dengan jaringan Windows, mampu menjalankan aplikasi OfficeXP, mampu meresize partisi NTFS saat instalasi, dll. Xandros juga bukan merupakan produk gratis tetapi komersial. Secara singkat Xandros menawarkan kelebihan berikut:
• Lima langkah instalasi grafis yang mudah

• Manajemen partisi terintegrasi

• Tampilan yang familiar

• Aplikasi berkualitas dari para engineer Xandros

• Kompatibilitas dengan file format Microsoft

3.Lindows
Lindows masih kalah dibanding Lycoris dalam segi kecantikan tampilan tetapi Lindows telah lebih matang dan telah mencapai versi 4.0. Fasilitas yang menarik dari Lindows adalah Click-n-Run yaitu fasilitas mendapatkan ribuan software Linux yang sudah dikonfigurasi untuk Lindows dengan sekali klik dan proses instalasi ini juga dapat menambahkan shortcut di desktop dan daftar program secara otomatis.Lindows juga merupakan produk komersial.

4.Linare
Linare memiliki distro Linux khusus desktop dan paket CPU yang sudah terinstall Linare. Linare masih jarang terdengar dan merupakan pendatang baru. Linare juga merupakan produk komersial.

5.Debian/GNULinux

Debian GNU/Linux adalah distro non komersial yang dihasilkan oleh para sukarelawan dari seluruh dunia yang saling bekerjasama melalui Internet. Distro ini menginginkan adanya semangat open-source yang harus tetap ada pada Debian. Kedinamisan distro ini membuat setiap rilis paket-paketnya di-update setiap waktu dan dapat diakses melalui utilitas apt-get. Apt-get adalah sebuah utilitas baris-perintah yang dapat digunakan secara dinamis untuk meng-upgrade sistem Debian GNU/Linux melalui apt-repository jaringan archive Debian yang luas. Milis dan forum debian selalu penuh dengan pesan-pesan baik mengenai bug, masalah, sharing, dll. Dengan adanya sistem komunikasi ini bug dan masalah keamanan pada tiap paket dapat dilaporkan oleh para pengguna dan pengembang Debian dengan cepat. Keuntungan dari Debian adalah upgradability, ketergantungan antar paket didefinisikan dengan baik, dan pengembangannya secara terbuka. Baca selebihnya »

SEJARAH LINUX

Posted in Linux dengan kaitan (tags) on Februari 11, 2009 by zakieynah

SEJARAH LINUX

Linux (atau GNU/Linux) adalah operating system open source yang mulai dikembangkan oleh Linus Torvalds dan masih dikembangkan terus hingga sekarang oleh banyak sukarelawan dan developer di seluruh dunia. iIstilah “Linux Indonesia” adalah istilah generik yang dipakai untuk mengacu kepada keseluruhan komunitas Linux Indonesia. Linux adalah sebuah sistem yang multiuser, multitasking dengan tools kompatibel UNIX yang lengkap. Sistem file-nya mengikuti semantic UNIX tradisional dan mengimplementasikan secara penuh standar model network.

Distro LINUX adalah LINUX yang dibuat dengan memaketkan program tertentu berdasarkan source yang ada dan dikemas sedemikian rupa sehingga mempunyai tampilan atau fitur yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan si pembuat distro. Ada distro yang berfokus pada server artinya distro tersebut lebih dioptimasi ke sistem server sehingga software atau program yang di paketkan adalah khusus untuk server saja.

Distro Linux

Posted in Uncategorized on Februari 10, 2009 by zakieynah

August 1, 2007 in linux

Bagi yang baru atau belum mengenal Linux, seringkali heran mengapa harus ada distro Linux yang bejibun. Kadang juga muncul kebingungan perbedaan antara ‘Linux’ dengan ‘distro Linux’. Nah dalam tulisan ini, kita mau singgung sedikit pengertian antara keduanya.

Sistem Operasi
Bila bicara tentang Linux, berarti sebenarnya kita bicara tentang sistem operasi. Sebagaimana Windows atau Apple MacOS X, Linux adalah sistem operasi. Di mana, sistem operasi dapat dibayangkan sebagai kumpulan software yang berjalan di ‘balik layar’ alias tidak terlihat oleh penggunanya. Sistem operasi ini yang mengendalikan komputer, mengatur komunikasi dengan perangkat seperti printer, mengatur jadwal-memulai-memberhentikan program aplikasi yang ada, dsb. Dan dari sini terlihat, meski prosesnya di ‘balik layar’, namun perannya begitu vital. Sehingga kita dapat menyebutnya sebagai perangkat lunak sistem (system software).

Kernel dan Program Aplikasi
Bagian inti, terpenting, dan merupakan pondasi dari sistem operasi adalah kernel. Karena segala sesuatunya dibangun atas layanan dasar yang disediakan kernel ini. Yang selanjutnya, dari kernel dan perangkat lunak sistem lainnya, akan terbangun sistem operasi.
Hanya saja, pengguna komputer tidak mempedulikan kernel. Pengguna awam komputer hanya mempedulikan ada tidaknya program aplikasi yang berguna baginya. Sebagai contoh, program aplikasi untuk mengolah kata, mengedit gambar, memainkan musik, mencetak dokumen, dsb. Boleh dikata, entah ada kernel atau tidak, yang penting komputer dapat digunakan dengan baik dan mudah.

Nah, setelah membaca sedikit penjelasan di atas, kita sekarang kembali ke pokok persoalan…

Linux dan Distro Linux
Secara teknis, yang dimaksud Linux adalah kernel dari sistem operasi Linux itu sendiri. Sedang distro Linux adalah sistem operasi Linux + sekumpulan program aplikasi + sekumpulan perangkat untuk menginstal dan mengkonfigurasi sistem. Jadi, dari berbagai distro Linux biasanya akan mempunyai kernel yang sama. Yang berbeda adalah program aplikasi dan perangkat untuk mengkonfigurasinya.